selamat datang

Loading...

welcome to education care center378

Memuat...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

kyai haji Ahmad dahlan

kyai haji Ahmad dahlan
benar-benar pionier...

bapak pendidikan nasional ki Hajar dewantara

bapak pendidikan nasional ki Hajar dewantara
Jas merah kata Bung Karno jangan lupa sejarah

08/03/11

silabus ja.. kelas 5 sd...

ecc378 oke selamat bergabung saja!
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD) Sonosewu
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2

STANDAR KOMPETENSI:
3. Memahami kebebasan berorganisasi.

Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh
Instrumen

3.1. Mendekripsikan pengertian organisasi


Pengertian organisasi.

Ciri-ciri organisasi.

Tujuan organisasi.


Anggota organisasi.





Menjelaskan pengertian organisasi.

Mendaftar nama-nama organisasi yang diketahui siswa.

Berdiskusi dan memperkirakan tujuan suatu organisasi.

Berdiskusi dan memperkirakan anggota suatu organisasi.


Mendeskripsikan pengertian organisasi.

Menyebutkan contoh-contoh tujuan organisasi.

Menyebutkan contoh-contoh anggota organisasi.



Tugas kelompok.

Observasi.
Penilaian tertulis.

Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).

Keterlibatan anak dalam diskusi.
Menurutmu, siapakah yang berhak menjadi anggota organisasi pecinta perangko?

4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.)
hlm. 60—62.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.

Ciri-ciri organisasi (lanjutan)

Struktur organisasi.

Tata tertib organisasi.
Berdiskusi dan memperkirakan struktur suatu organisasi.

Berdiskusi dan mendaftar sejumlah peraturan tentang suatu organisasi.

Menyusun suatu organisasi fiktif.

Merumuskan tujuan, anggota, struktur, dan peraturan organisasi fiktif tersebut.

Merumuskan contoh struktur organisasi.

Merumuskan contoh tata tertib organisasi.
Tugas kelompok.

Observasi.
Penilaian tertulis.

Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).

Keterlibatan anak dalam diskusi.
Siapa pemegang jabatan tertinggi di sekolahmu?

3.2. Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

- Contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat beserta fungsinya.
Mendaftar contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat.

Menyebutkan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertibnya.

Menyebutkan fungsi organisasi-organisasi tersebut bagi individu dan masyarakat.








Menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib berbagai organisasi di sekolah dan masyarakat.
Tugas kelompok.



Penilaian lisan.

Penilaian unjuk kerja.

Tujuan organisasi Pramuka adalah ...

2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 63—68.
Teman.
Para pengurus dan anggota organisasi yang ada di sekolah dan masyarakat.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, dst.

3.3. Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah.

- Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dan buruk dalam memilih dan memanfaatkan organisasi yang ada di masyarakat.
Memfotokopi gambar pada buku pelajaran.

Mewarnai gambar yang menunjukkan sikap yang benar.

Menjelaskan gambar yang telah diwarnai dan alasan memilih gambar tersebut.

Menjelaskan alasan pemilihan gambar.

Memahami prinsip-prinsip mengenal organisasi, serta sikap dalam memilih dan memanfaatkan organisasi.




Tugas individu.

Penilaian unjuk kerja (keberanian anak memilih gambar dan kreativitas pewarnaan gambar)

Penilaian lisan ketika siswa menceritakan gambar dan alasan pemilihan gambar.

Untuk membantu menjaga kesehatan murid-murid di sekolah, Made sebaiknya bergabung dengan .... (gambar A atau gambar B).

2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 69—73.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.

......., …………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah



__________________ __________________
NIP. NIP.


























Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD) Sonosewu
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2

STANDAR KOMPETENSI:
4. Menghargai keputusan bersama.

Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh
Instrumen

4.1. Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama.



Pengertian keputusan bersama.

Bentuk-bentuk keputusan bersama.

Kemauan bermusyawarah untuk mufakat.





Mendiskusikan pengertian dan bentuk-bentuk keputusan bersama.

Mendiskusikan manfaat musyawarah dan mufakat..




Memahami definisi keputusan bersama.

Memahami bentuk-bentuk keputusan bersama.

Memahami prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.






Tugas individu.



Penilaian lisan.

Penilaian sikap.

Penilaian unjuk kerja

Mengapa keputusan bersama dianggap penting?

2 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 82—87.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.

4.2. Memahami keputusan bersama.


- Reaksi terhadap keputusan bersama.

Mengerjakan soal studi kasus tentang berbagai keputusan bersama.
Memahami definisi dan bentuk-bentuk keputusan bersama, serta musyawarah dan mufakat..

Menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.

Tugas individu.

Penilaian sikap.

Penilaian unjuk kerja.

Keluargamu berbagi tugas membersihkan rumah. Kemu tidak senang membersihkan kamar mandi. Tetapi ayah menunjukmu membersihkan kamar mandi. Apa pendapat Ayahmu tentang sikap ayahmu?

2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 90—96.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.

.............,…………………………………

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah

__________________ __________________
NIP.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

oke selamat bergabung saja!

Pro Pendidikan

Mahal dan tidak pada tempatnya mengapa pendidikan begitu karena masih berpikir uang dan uang semua hanya satu kehendak pemerintah cq dinas pendidikan dan olah raga, mengapa semua bingung mencari sekolah padahal kenyatan dilapangan kebingungan karena nilai akghir yang dipunyai anak kita mempet maka mereka kembali setelah tidak mengharap masuk kesekolahnegeri mereka berlomba-lomba masuk swata yang tentu lebih mahal , bukankah dalam uud 1945 calah satu adalah ikut mencerdaskan bangsa bagaimapun kita harus tetap komitmen memerjungan pendidikan untuksemua secara mandiri adalah tolok ukur kita,
Kemandirian sepertinya harus kita pupuk dalam pmbelajaran kepad siswa dan anak didik kita karena persaingan semakin ketat dalam dunia yang penudj trik dan maju dalam bidang apapun ini, sayidj

SUARa KRISTIS PINGGIR JALAN

welcome my friend!!!

blog ini dalam perubahan besar bukan untuk mencari sensasi tetapi berhubung atas suatu hal kami akan berubah sedikit demiu sedikit untuk kenyamanan anda, boleh copy paste gratis asal bertanggung jawab atas diri sendiri,selamat menikmati blog ini,

sayid jumianto